-->

Notification

×

Iklan

Wali Kota Bima Ajak Petani Beralih ke Tanaman Produktif: Cegah Banjir, Tingkatkan Ekonomi

4/02/25 | 4/02/2025 WIB | 2025-04-02T14:06:37Z
Wali Kota Bima, H. Arahman H. Abidin, SE, saat menghadiri panen raya jagung di kawasan pertanian Dodu, Nungga, dan Lelamase pada Rabu (2/4/2025)

Kota Bima, Beritabima.com – Banjir yang kerap melanda Kota Bima setiap tahun bukan sekadar bencana alam, tetapi dampak dari perubahan ekosistem di kawasan pegunungan. Alih fungsi hutan menjadi ladang tanaman semusim seperti jagung menjadi salah satu faktor utama penyebabnya.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Bima, H. Arahman H. Abidin, SE, menyerukan perubahan pola tanam yang lebih berkelanjutan. Saat menghadiri panen raya jagung di kawasan pertanian Dodu, Nungga, dan Lelamase pada Rabu (2/4/2025), ia mengajak para petani untuk mulai menanam tanaman produktif seperti kemiri yang lebih bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.

"Di Kabupaten Bima, banyak petani sudah beralih ke kemiri dan tanaman produktif lainnya. Mengapa kita tidak bisa?" terangnya kepada para petani.

Menurutnya, selain memiliki harga jual yang lebih tinggi dan peluang ekspor, tanaman produktif juga mampu menjaga keseimbangan ekosistem dan mengurangi risiko bencana banjir. Ia mencontohkan sistem tumpang sari, di mana petani tetap bisa menanam jagung atau palawija sambil menumbuhkan pohon produktif yang lebih berkelanjutan.

Tahun ini, pemerintah telah menggelontorkan Rp 700 miliar lebih untuk penanganan banjir, termasuk revitalisasi sungai di Kota Bima. Wali Kota menegaskan bahwa jika masalah lingkungan dikelola sejak awal, anggaran sebesar itu bisa dialihkan untuk kesejahteraan masyarakat.

"Bayangkan jika uang sebanyak itu digunakan untuk membantu masyarakat langsung. Kota kita bisa jauh lebih makmur," ungkapnya.

Di akhir sambutannya, ia kembali mengajak petani untuk berpikir lebih jauh ke depan. Menanam tanaman produktif bukan hanya soal pertanian, tetapi juga tentang masa depan Kota Bima yang lebih hijau, lebih aman dari bencana, dan lebih sejahtera.(RED

×
Berita Terbaru Update