-->

Notification

×

Iklan

Mbolo Nae Ulama: Musyawarah Akbar Bima untuk Kebangkitan Islam dan Persatuan

4/03/25 | 4/03/2025 WIB | 2025-04-03T04:06:42Z

Bupati Bima, Wakil Bupati Bima, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima serta jajaran saat membuka Mbolo Nae, Kamis (3/4), di Aula Masjid Agung Al-Muwahidin Kota Bima.

Bima, Beritabima.com – Lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Qori Internasional, Ustadz Syamsuri Firdaus, S.Hum, menandai pembukaan Mbolo Nae Ulama Ro Ama Rasa Dana Mbojo atau Musyawarah Akbar Ulama dan Para Tokoh Umat Islam Bima se-Indonesia, Kamis (3/4), di Aula Masjid Agung Al-Muwahidin Kota Bima.

Mengusung tema "Kambali Mbojo Mantoi", musyawarah akbar ini digagas oleh Forum Umat Islam (FUI) Bima Raya dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Bupati Bima Ady Mahyudi, Wakil Bupati Bima dr. H. Irfan Zubaidy, Walikota Bima H. A. Rahman Abidin, Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan, SH, serta berbagai alim ulama dan tokoh masyarakat lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Bima menekankan bahwa tema “Kambali Mbojo Mantoi” bukan sekadar slogan, tetapi panggilan sejarah untuk menjadikan Bima kembali sebagai negeri yang damai, beradab, dan bermartabat.

"Musyawarah Akbar ini diharapkan dapat merumuskan arah perjuangan umat Islam Bima, meneguhkan peran ulama sebagai penuntun umat, serta mengokohkan ukhuwah dalam bingkai persatuan, bukan perpecahan. Sebab, kekuatan umat bukan pada jumlahnya, melainkan pada kesatuan visi dan hati," ungkapnya.

Senada dengan itu, Walikota Bima H. A. Rahman Abidin mengapresiasi inisiatif FUI Bima Raya dan berharap musyawarah ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga ajang diskusi mendalam untuk melahirkan gagasan konstruktif dalam menyelesaikan berbagai permasalahan umat.

Sebagai penutup, dilakukan pengguntingan pita sebagai simbol peluncuran Majelis Syuro Dana Mbojo, yang akan menjadi wadah musyawarah akbar tahunan bagi masyarakat Bima.

Dengan semangat persatuan dan kebangkitan Islam, Mbolo Nae Ulama diharapkan menjadi tonggak penting dalam meneguhkan nilai-nilai keislaman dan kemasyarakatan di tanah Mbojo.(RED

×
Berita Terbaru Update